Gravity Hill
Gravity Hill, juga dikenal sebagai magnetic hill (dan kadang-kadang menjadi mistery hill atau gravity road), adalah tempat di mana tata letak tanah sekitarnya menghasilkan ilusi optik yang membuat lereng yang sedikit menurun tampak seperti lereng bukit yang menanjak. Dengan demikian, mobil yang tidak dimasukkan gigi akan tampak bergulir menanjak. Ada ratusan lokasi gravity hill di seluruh dunia.
Umumnya semua misteri di lokasi-lokasi tersebut jelas-jelas disebabkan karena horison (kaki langit) yang terhalang, yang membuat mata manusia kesulitan untuk “menterjemahkan” lereng dari suatu permukaan. Mereka kehilangan titik pegangan yang benar, dan ini bisa mengacaukan reflek tubuh manusia terhadap keseimbangan, terutama jika lereng tersebut tidak curam. Pda kasus Gravity Hill, layout dari landscape di sekelilingnya memberikan ilusi suatu lereng bukit yang menurun sedikit, padahal kenyataannya itu adalah lereng yang menanjak. Mereka sebenarnya sedang berkendara di tanjakan bukan turunan. Itulah sebabnya mobilnya bisa berjalan sendiri ke arah “tanjakan” yang sebenarnya adalah turunan.
Nah, ternyata biang keroknya adalah distorsi dalam memandang perspektif dan sudut yang tidak normal. Fenomena gravity hill tidak lebih dari ilusi optikal yang membohongi mata dan otak manusia. Penjelasan ini tidak begitu diabaikan karena “fenomena” itu ternyata menjadi daya tarik para turis yang tentu saja menghasilkan uang.
